Selasa, 04 Mei 2010

Tetap Berpikir Positif Pada Saat Sulit

Dalam saat sulit seringkali kita berpikir negatif. Sulit bagi kita untuk berpikir positif dalam keadaan tersebut. Ada beberapa cara agar kita bisa positif dalam keadaan sulit.
Sikap Positif
Pertama, kita harus dapat mengakui perasaan negatif yang ada pada diri kita, entah perasaan tersebut adalah kesedihan dan kemarahan, kemudian tunjukkan kepedulian pada diri sendiri.
Kita harus berusaha pada diri sendiri agar tidak tenggelam pada energi negatif yang dapat menguasai perasaaan. Kita tetapkan sendiri bagaimana harus berpikir, merasa dan mengambil tindakan, serta bertanggung penuh atas keputusan yang telah diambil. Sebisa mungkin pikiran negatif tersebut kita ubah menjadi pikiran positif. Atau kita juga dapat memfokuskan waktu, energi dan perhatian pada hal-hal konstruktif.
Visi Positif Ke Depan
Setiap orang pastilah memiliki suatu kesalahan baik yang disadari atau tidak dan setelah kesalaahan tersebut, sebaiknya kita harus dapat memikirkan visi positif ke depan. Hal tersebut akan lebih baik jika dibandingkan dengan menyesali dan terpaku pada kesalahan-kesalahan masa lalu tersebut. Yang sudah terjadi biarlah terjadi dan lebih penting untuk memperbaiki kesalahan tersebut ke depan dengan memfokuskan diri pada visi positif. Fokuslah untuk memikirkan apa yang ingin kita capai dengan memperjelas sasaran dan strategi mencapainya.
Seterbatas apapun waktu yang kita miliki, sebaiknya kita tetap perlu mempunyai waktu untuk bersantai, bersenang-senang, refreshing, menjernihkan pikiran. Hal tersebut juga bermanfaat untuk mengisi kembali energy.


Memperjelas Aksi dan Capaian
Terkadang kita merasa sesak, jenuh dan tidak berdaya, maka kita perlu merencanakan rangkaian langkah spesifik, yang dapat kita ringkas kemudian mensyukuri keberhasilannya. Dengan membuat daftar hal-hal yang ingin kita capai dapat membantu kita untuk lebih percaya diri dan meningkatkan suasana hati.
Kekacauan yang ada pada hidup kita dapat diubah dengan cara mengubah cara berpikir, merasa dan bertindak. Hal tersebut untuk pengarahan diri pada visi dan pencapaian ke depannya.
Manfaat Dari Rasa Marah
Kita dapat menyalurkan emosi dan rasa amarah kita menjadi tujuan-tujuan positif. Selain itu, kita juga perlu menjadi diri sendiri, hidup sesuai dengan keinginan yang menurut kita baik dan melakukan yang terbaik yang dapat dilakukan. Ketika kita melakukan yang terbaik dan tidak berkompromi dengan kebohongan atau sikap masa bodoh, suara hati kita akan tetap jelas memandu langkah kita pada waktu-waktu selanjutnya.
Berserah
Pada akhirnya, kita harus berserah, berserah pada Yang Kuasa tentang hasil dari apa yang telah kita lakukan.
Berserah dapat dimaknai sebagai tetap mempertahankan tujuan dan nilai hidup kita, tetapi mencapainya melalui jalan dan sarana berbeda.

0 komentar:

Posting Komentar